3.
Penyebab kanker usus besar
Pertumbuhan
sel di area tubuh tertentu yang tidak terkendali dan bersifat merusak merupakan
penyebab kanker. Pada penyakit kanker usus besar, pertumbuhan tersebut bermula
di dalam gumpalan sel pada lapisan usus bagian dalam, kemudian menjalar dan
menghancurkan sel-sel lain di dekatnya, atau bahkan hingga ke beberapa area
tubuh lainnya.
Pada
awalnya, sel-sel yang diproduksi lapisan usus bersifat tidak berbahaya dan
memiliki manfaat untuk menjaga kenormalan fungsi tubuh. Namun belum diketahui
apa yang memicu sel-sel tersebut rusak, berubah menjadi sel kanker dan tumbuh
secara tidak terkendali.
Meski
penyebab kanker usus besar tidak diketahui, beberapa faktor berikut ini dapat
meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit tersebut, di antaranya:
·
Terlalu banyak mengonsumsi daging merah dan
·
Kekurangan serat.
·
Mengonsumsi minuman beralkohol.
·
Merokok
·
Mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.
·
Berusia 60 tahun ke atas.
·
Menderita penyakit gangguan
pencernaan, salah satunya adalah kolitis
ulseratif atau radang kronis di usus besar.
·
Menderita diabetes.
·
Kurang berolahraga.
·
Memiliki kerabat dekat, misalnya orang tua atau
saudara kandung, yang menderita kanker usus besar.
·
Menderita sindrom Lynch.
·
Menderita suatu masalah genetika yang menyebabkan
tumbuhnya gumpalan-gumpalan sel atau polip di dalam usus besar. Kondisi ini
disebut familial adenomatous polyposis (FAP).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar